KENDAL, 19 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) memberikan edukasi mitigasi gempa bumi kepada siswa kelas IV SD Negeri 1 Lebosari, Desa Lebosari, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program sosial kemasyarakatan “Edukasi Mitigasi Gempa Bumi” yang dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026 untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana gempa bumi. Edukasi disampaikan melalui pemaparan materi dan permainan interaktif agar siswa dapat memahami tindakan yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa bumi.
Kegiatan diawali dengan pengenalan mengenai gempa bumi, meliputi pengertian, penyebab, dampak, serta pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Mahasiswa juga menjelaskan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko gempa bumi di lingkungan sekolah maupun rumah. Siswa dikenalkan dengan tindakan penyelamatan diri, seperti mengenali tempat yang aman, menjauhi benda yang berpotensi jatuh, serta mengetahui jalur dan titik evakuasi.
Setelah penyampaian materi, siswa mengikuti mini game “Ular Tanggap Bencana” sebagai sarana untuk menerapkan pengetahuan yang telah diberikan. Permainan tersebut menggunakan Kartu Tanggap Bencana yang berisi pertanyaan dan situasi terkait mitigasi gempa bumi. Setiap siswa atau kelompok yang mendapatkan kartu perlu menjawab pertanyaan atau menentukan tindakan yang tepat berdasarkan situasi yang diberikan. Melalui permainan ini, siswa diajak mengingat kembali materi sekaligus memahami penerapannya dalam kondisi kebencanaan secara lebih menyenangkan dan interaktif.
Selain permainan, mahasiswa memperkenalkan prinsip “Drop, Cover, and Hold On”, yaitu merunduk, berlindung di bawah meja atau tempat yang kokoh, dan berpegangan hingga guncangan berhenti. Siswa kemudian diajak mempraktikkan langkah tersebut secara langsung. Mahasiswa juga memberikan arahan mengenai tindakan setelah gempa, seperti keluar dari bangunan secara tertib menuju titik kumpul serta menghindari area yang berpotensi membahayakan.
“Kami ingin siswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga langsung mengingat dan menerapkannya melalui permainan. Kartu Tanggap Bencana membantu memacu pemahaman siswa mengenai tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi gempa bumi,” jelas Shenda, mahasiswa KKN Undip sekaligus pelaksana kegiatan.

Siswa kelas IV SD Negeri 1 Lebosari mengikuti mini game “Ular Tanggap Bencana” menggunakan Kartu Tanggap Bencana untuk menguji pemahaman mengenai mitigasi gempa bumi.
Mahasiswa KKN menyiapkan PPT, Kartu Tanggap Bencana, mini game Ular Tanggap Bencana serta Poster Mitigasi sebagai media pendukung kegiatan. Penggunaan media permainan menjadi salah satu upaya untuk menyampaikan materi kebencanaan dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa. Melalui kegiatan tersebut, siswa memperoleh pengetahuan dasar mengenai gempa bumi sekaligus belajar menentukan tindakan yang tepat dalam menghadapi situasi darurat.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk edukasi kebencanaan di lingkungan sekolah untuk menumbuhkan kesadaran dan kesiapsiagaan sejak dini. Dengan pendekatan yang interaktif, siswa diharapkan mampu mengingat langkah-langkah penyelamatan diri serta menerapkannya ketika menghadapi kondisi darurat akibat gempa bumi.
Penulis/Reporter: Shenda Aulia Putri
Fotografer: Rafif Ulil Fahmi
Kontak Media/Humas: kknlebosari2026@gmail.com
Share :